Qantas Airlines Terapkan Wajib Vaksin untuk pertama kalinya ini membuat banyak penumpang menjadi kurang puas dengan kebijakan yang dibuat tersebut. Maskapai asalh Australia ini adalah salah satu maskapai yang digemari banyak sekali orang dari seluruh dunia. Qantas atau yang mempunyai kepanjangan “Queensland and Northern Territory Aerial Services” ini akrab juga disebut dengan sebutan The Flying Kangaroo. Maskapai ini berpusat di Sydney dengan pangkalan udara utama mereka di Bandar Udara Internasional Kingsford Smith. Maskapai ini menjadi maskapai tertua ke tiga yang ada dari seluruh dunia yang juga sekaligus menjadi maskapai tertua yang menggunakan nama nya dalam melakukan operasi.

Qantas Airlines Terapkan Wajib Vaksin Untuk Penumpang Internasional

Tahun 2007 penerbangan ini terpilih menjadi maskapai penerbangan terbaik kelima yang ada dari seluruh dunia yang di ambil survey berdasarkan penelitian Skytrax. Setelah tahun 2005 dan 2006, naik posisi menjadi peringkat ke dua. Keputusan mereka dalam menerapkan wajib vaksin untuk setiap para penumpang internasional ini memang banyak sekali ditentang banyak orang. Namun banyak juga yang mendukung hal tersebut. Menurut banyak orang yang setuju dengan penerapan tersebut, hal tersebut akan sangat membantu banyak orang terhindar dari penyebaran virus yang ada.

Kontroversi Qantas Airlines Terapkan Wajib Vaksin

Pendapat banyak datang dari banyak pihak yang setuju dan tidak setuju dengan penerapan yang dilakukan tersebut. Namun kebanyakan dari perbandingan keduanya tersebut adalah mereka yang tidak setuju dengan penerapan yang dilakukan oleh maskapai tersebut. Banyak yang menyayangkan mengapa hal tersebut dilakukan oleh pihak maskapai karena pada umum nya mereka yang adalah para penumpang penerbangan internasional memang telah banyak melakukan tes-tes terdahulu sebelum akhirnya mereka melakukan penerbangan tersebut.

Kontroversi Qantas Airlines Terapkan Wajib Vaksin

Tentu saja menurut mereka melakukan penerapan tersebut sangatlah tidak masuk akal dan kurang efektif. Karena pada umumnya mereka yang melakukan penerbangan akan diperika keadaan nya oleh poliklinik bandara setempat. Keputusan yang di berlakukan tersebut banyak menimbulkan kontroversi untuk banyak pihak terutama bagi mereka yang adalah para penumpang penerbangan internasional. Keputusan yang diberlakukan tersebut tidak mudah dan cepat dilakukan, karena banyak sekali tahapan yang telah dilakukan oleh pihak maskapai sebelum akhirnya mereka menerapkan nya.

Keputusan Yang Dilakukan

CEO dari maskapai Qantas, Alan Joyce mengungkapkan:

“Kami akan meminta orang-orang untuk melakukan vaksinasi sebelum mereka dapat naik pesawat. Untuk pengunjung internasional yang keluar dan orang-orang yang meninggalkan negara kami pikir itu suatu kebutuhan,” katanya, dikutip dari BBC, Selasa (24/11/2020).

Baca artikel lainnya: Maskapai Jepang Hindari Covid Tersebar Dengan Uji Coba Gerendel Sikut

Hal yang memang telah menjadi suatu keharusan bagi para penumpang sebelum melakukan penerbangan yang khusus nya penerbangan internasional. Dari banyak keluhan dan protes yang didapat dari banyak penumpang. Pihak maskapai menyampaikan jika mereka terpaksa melakukan hal tersebut untuk mengurangi tingkat kerugian yang ada. Karena telah tercatat jika maskapai Qantas mengalami banyak kerugian akibat pandemi yang melanda dunia tersebut. Tercatat Covid-19 telah menyebabkan kerugian maskapai sebesar US$ 1,46 miliar. Kerugian tersebut disebabkan oleh anjlok nya permintaan pemesanan untuk penumpang yang memilih terbang menggunakan maskapai tersebut.

Vaksin yang dilakukan adalah dengan melakukan suntik bagi semua penumpang internasional. Untuk tujuan kemana saja akan dilakukan vaksin suntik untuk semua penumpang yang ada. Memang pada awalnya mereka sangat kesulitan dalam mengambil keputusan tersebut namun mereka di tuntut untuk melakukan nya untuk mengurangi kerugian yang lebih besar lagi nantinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *